Netralpos.com. Lhokseumawe – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Lhokseumawe kembali menjadi perhatian masyarakat. Lubang galian proyek di depan Petro Dollar Coffee Eatery & Roastery, Jalan Merdeka, Kecamatan Banda Sakti, dilaporkan belum dilengkapi rambu-rambu lalu lintas maupun pengamanan yang memadai sehingga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Berdasarkan pantauan pada Selasa (30/6/2026) malam, lubang galian masih terbuka di sisi badan jalan. Di lokasi hanya terlihat seng dan kayu yang digunakan sebagai pembatas sederhana. Tidak tampak rambu peringatan, lampu kedip (warning light), traffic cone, maupun papan informasi proyek yang dapat memberikan peringatan kepada pengguna jalan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari ketika jarak pandang terbatas. Jalan Merdeka sendiri merupakan salah satu ruas jalan dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat, baik pada siang maupun malam hari.
Selain minim perlengkapan keselamatan, pembatas yang dipasang di sekitar lokasi galian juga dinilai kurang mencolok sehingga berpotensi tidak terlihat jelas oleh pengendara, terutama saat kondisi pencahayaan minim.
Dalam setiap pekerjaan konstruksi yang memanfaatkan sebagian badan jalan, aspek keselamatan pengguna jalan menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. Pengamanan seperti rambu peringatan, lampu isyarat pada malam hari, pagar atau pembatas yang mudah terlihat, serta marka pengarah merupakan bagian penting untuk meminimalkan potensi kecelakaan.
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Lhokseumawe menyatakan telah mengingatkan pihak PT Toya selaku pihak terkait dalam pelaksanaan proyek agar segera menegur kontraktor yang mengerjakan pekerjaan tersebut.
“Saya sudah mengingatkan PT Toya agar menegur kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. PT Toya juga akan menindaklanjuti dengan memberikan teguran dan akan memberikan sanksi kepada kontraktor,” ujar Wali Kota Lhokseumawe melalui pesan singkat WhatsApp kepada wartawan. 1/7/2026
Masyarakat berharap tindak lanjut tersebut segera direalisasikan dengan melengkapi seluruh fasilitas pengamanan di lokasi pekerjaan agar tidak menimbulkan korban kecelakaan. Selain itu, pengawasan dari instansi terkait juga diharapkan terus ditingkatkan sehingga pelaksanaan proyek SPAM dapat berjalan sesuai standar keselamatan tanpa mengabaikan kenyamanan pengguna jalan.












