Netralpos.com. Jakarta – Pemerintah Kota Lhokseumawe terus mendorong revitalisasi Pasar Inpres sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana perdagangan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. melalui audiensi dengan Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Sugy Armanto, S.E., M.M., di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Sayuti membahas usulan pembangunan dan revitalisasi Pasar Inpres melalui mekanisme Kementerian Pekerjaan Umum. Ia didampingi Konsultan Hukum Pemerintah Kota Lhokseumawe, Mahadir, S.H.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas peninjauan Pasar Inpres yang sebelumnya dilakukan tim Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kota Lhokseumawe pada Maret 2026.
Peninjauan lapangan itu mencakup kondisi bangunan pasar, tata letak lapak pedagang, sistem drainase, hingga sejumlah fasilitas umum. Hasil peninjauan kemudian menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan rencana peningkatan kualitas infrastruktur pasar.
Sayuti mengatakan, kondisi Pasar Inpres dan hasil peninjauan lapangan menjadi dasar penting bagi Pemko Lhokseumawe untuk mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap rencana revitalisasi tersebut.
“Kita ingin memastikan apa yang sudah dibahas dan ditinjau di lapangan dapat terus ditindaklanjuti. Pasar Inpres memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga kita perlu menghadirkan pasar yang lebih layak, tertata, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat,” ujar Sayuti.
Menurut Sayuti, revitalisasi tidak semata-mata menyangkut pembenahan fisik bangunan, tetapi juga perlu diarahkan untuk menciptakan fasilitas perdagangan yang mampu menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan Pemko Lhokseumawe siap melakukan koordinasi dan memenuhi tahapan yang diperlukan sesuai mekanisme pemerintah pusat.
“Kita berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dapat terus diperkuat. Pemerintah Kota Lhokseumawe siap menindaklanjuti setiap tahapan yang diperlukan agar revitalisasi Pasar Inpres dapat segera diwujudkan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Pasar Inpres merupakan salah satu pusat aktivitas perdagangan masyarakat di Kota Lhokseumawe. Revitalisasi diharapkan dapat menghadirkan sarana perdagangan yang lebih representatif, sekaligus memberikan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi pedagang dan pengunjung.
Pemko Lhokseumawe berharap kolaborasi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat peningkatan infrastruktur publik yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan revitalisasi tersebut, Pasar Inpres diharapkan semakin mampu menjalankan fungsinya sebagai salah satu pusat perdagangan sekaligus penggerak perekonomian di Kota Lhokseumawe.












