AcehBeritaKesehatan

Patah Kaki Belum Dioperasi, Pasien RSUCM Aceh Utara Dipulangkan

×

Patah Kaki Belum Dioperasi, Pasien RSUCM Aceh Utara Dipulangkan

Sebarkan artikel ini

Netralpos, Aceh Utara – Syukri (48) kini hanya bisa berbaring di rumah. Kaki kirinya patah setelah kecelakaan, namun tindakan medis yang diharapkan keluarga belum juga didapatkan.

Warga Dusun Rubiah, Gampong Bayi, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara itu sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara setelah ditemukan di dasar jurang, Minggu (23/8/2026) malam.

Syukri mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang dari kebun. Karena tak kunjung tiba di rumah, keluarga mulai melakukan pencarian.

Sekitar pukul 21.30 WIB, keluarga akhirnya menemukan Syukri berada di dalam jurang di kawasan jalan berbatu. Dalam kondisi mengalami cedera, ia kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUCM untuk mendapatkan pertolongan.

Setelah menjalani pemeriksaan di IGD, Syukri sempat mendapat perawatan di Ruang Arafah. Namun, keluarga menyebut penanganan patah tulang belum dapat dilakukan karena alat atau pen yang dibutuhkan tidak tersedia.

Keluarga kemudian mendapat informasi agar Syukri menjalani penanganan di RSUD Pidie Jaya. Menurut keluarga, mereka tidak mendapatkan surat rujukan untuk membawa pasien ke rumah sakit tujuan. Syukri justru akhirnya dibawa pulang terlebih dahulu.

Kondisi tersebut membuat keluarga kebingungan. Di satu sisi, pasien membutuhkan penanganan akibat patah tulang. Di sisi lain, keluarga belum mendapatkan kepastian mengenai proses rujukan dan waktu penanganan berikutnya.

Dengan menggunakan kendaraan sewaan milik warga, keluarga akhirnya membawa Syukri kembali ke Gampong Bayi.

Hamdani, keponakan Syukri, mengatakan saat ini kondisi korban masih dalam perawatan keluarga di rumah.“Kami berharap ada solusi terbaik agar Syukri segera mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan,” ujar Hamdani.

Keluarga berharap persoalan tersebut segera mendapat kejelasan, terutama terkait akses rujukan dan penanganan lanjutan bagi Syukri.

Sementara itu, Humas RSUCM Aceh Utara, dr. Harry Laksamana, saat dikonfirmasi Selasa (25/8/2026), mengatakan informasi mengenai pasien akan diteruskan kepada bagian pelayanan.

“Baik, kita teruskan ke bagian pelayanan,” kata Harry.

Saat ditanya mengenai informasi ketersediaan pen untuk penanganan patah tulang, Harry mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Belum tahu juga saya informasinya,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, keluarga masih berharap Syukri dapat segera memperoleh penanganan medis lanjutan sehingga cedera yang dialaminya tidak semakin berlarut.

 

Sumber : portalsatu.com