AcehBerita

Firdaus Noezula Resmi Pimpin PGE, Putra Aceh Utara Naik ke Kursi Dirut

×

Firdaus Noezula Resmi Pimpin PGE, Putra Aceh Utara Naik ke Kursi Dirut

Sebarkan artikel ini

Netralpos. Lhokseumawe — Firdaus Noezula, S.T., M.Si., dipercaya menjadi Direktur Utama PT PEMA Global Energi (PGE), menggantikan Andika Mahardika yang sebelumnya memimpin perusahaan tersebut sejak 2023.

 

Penetapan Firdaus dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada pekan ketiga Agustus 2026. Firdaus membenarkan dirinya telah mendapat amanah baru tersebut dan meminta dukungan masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

 

“Benar, sudah seminggu yang lalu saya ditetapkan memimpin PT PGE, mohon doa dan dukungannya,” kata Firdaus, Kamis (20/8/2026).

 

Penunjukan tersebut sekaligus mengubah posisi Firdaus di lingkungan PT Pembangunan Aceh (PEMA). Sebelumnya, putra Aceh Utara itu tercatat sebagai Komisaris Independen PT PEMA.

 

Setelah dipercaya memimpin PGE, Firdaus menyampaikan telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Komisaris Independen kepada Gubernur Aceh melalui Komisaris Utama PT PEMA.

 

“Surat pengunduran diri sudah saya sampaikan kepada Gubernur melalui Komisaris Utama PT PEMA,” ujarnya.

 

Kini, Firdaus menghadapi tanggung jawab baru di perusahaan yang bergerak pada sektor strategis energi. PGE merupakan bagian dari perusahaan energi daerah dan saat ini mengoperasikan sejumlah lapangan gas darat di Aceh Utara.

 

Wilayah kerja PGE mencakup Lapangan Arun yang terdiri dari Cluster 1 hingga Cluster 4 serta Lapangan Lhoksukon Selatan (SLS) A dan D, dengan luas wilayah kerja sekitar 1.336,62 kilometer persegi.

 

Posisi tersebut membawa tantangan besar bagi Firdaus. Selain menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, ia diharapkan mampu memperkuat kinerja bisnis, tata kelola dan kontribusi PGE terhadap perekonomian Aceh.

 

Bagi Aceh Utara, penunjukan Firdaus menjadi catatan tersendiri. Putra daerah tersebut kini dipercaya memimpin perusahaan yang mengelola aset strategis energi di wilayah asalnya.

 

Dengan amanah baru itu, perhatian publik pun akan tertuju pada langkah-langkah kepemimpinan Firdaus dalam membawa PGE menghadapi tantangan industri migas sekaligus memberikan nilai tambah bagi Aceh.

 

Firdaus mengatakan kepercayaan tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

 

“Semoga amanah ini dapat memberikan dampak yang semakin positif bagi perusahaan, daerah serta masyarakat,” ujarnya.