Netralpos.com. Lhokseumawe – Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, Fauzan Azima, memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada empat mahasiswa baru berstatus yatim piatu yang mengalami keterbatasan ekonomi.
Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan penutupan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Tahun 2026, di Aula Serbaguna UIN SUNA, Kamis (3/9/2026).
Fauzan mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap mahasiswa baru yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Ia juga menyampaikan komitmen untuk membantu biaya UKT keempat mahasiswa tersebut pada semester kedua apabila mereka belum memperoleh KIP Kuliah.
“Saya berkomitmen, jika mereka tidak mendapatkan KIP Kuliah, maka untuk semester kedua UKT-nya akan saya tanggung. Saya tidak ingin persoalan biaya menjadi alasan mereka berhenti mengejar cita-cita,” ujar Fauzan.
Menurut Fauzan, bantuan tersebut berasal dari sebagian hasil usaha pribadinya melalui Siko Kupi yang disisihkan untuk kegiatan sosial.
“Ini berasal dari hasil usaha yang saya jalankan. Saya menyisihkan sebagian dari hasil Siko Kupi untuk membantu. Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi semoga manfaatnya besar bagi mereka,” katanya.
Fauzan menilai momentum penutupan PBAK tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan solidaritas di lingkungan kampus.
“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang bagaimana kita hadir dan peduli terhadap sesama. Kalau kita mampu membantu, maka jangan hanya bicara tentang kepedulian, tetapi wujudkan dalam tindakan,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban mahasiswa penerima sehingga mereka dapat lebih fokus menjalani perkuliahan, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi.
Fauzan juga berharap kepedulian serupa dapat terus tumbuh di lingkungan kampus.
“Semoga mereka bisa fokus kuliah, berprestasi, dan suatu hari nanti ketika sudah berhasil, mereka juga bisa melakukan hal yang sama kepada orang lain,” tutupnya.












