Netralpos, ACEH UTARA – Lantunan ayat suci Alquran menggema di panggung utama peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (10/9/2026) malam.
Malam keempat Piasan Pase tersebut diisi haflah Alquran yang menghadirkan sejumlah qari terbaik Aceh yang pernah berkiprah di tingkat provinsi maupun nasional.
Para qari yang tampil yakni Tgk Muhammad Fazil SH dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lhoksukon, Tgk Muhammad Yanis, qari MTQ tingkat nasional, serta Drs Tgk H Muslim Ali, qari MTQ tingkat Aceh sekaligus dewan hakim.
Kemudian Tgk H Ibrahim Minsyari SSos, qari MTQ tingkat Aceh, Tgk Bardi Ramli, qari MTQ tingkat nasional, dan Tgk Muhammad Faruq, qari MTQ pelajar tingkat Aceh.
Majelis tersebut dipandu Syekh Zubaili SSosI, anggota Komisi I DPRK Aceh Utara.
Selain pembacaan ayat suci Alquran, kegiatan juga diisi syarahan atau tafsiran ayat yang disampaikan Teungku H Samsul Bahri MHI, Pimpinan Dayah LPI Dayah Miftahul Falah, Bintang Hu.
Suasana semakin semarak dengan lantunan selawat dan qasidah dalam bahasa Arab serta bahasa Aceh.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil SE MM atau Ayah Wa, bersama Ketua Panitia Milad Samudera Pasai ke-800 M Jhony SH, unsur Forkopimda, ulama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang memadati kawasan perayaan.
Selain haflah Alquran, malam tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim.
Bupati Aceh Utara H Ismail A Jalil mengatakan, Pemkab Aceh Utara menargetkan sebanyak 800 anak yatim menerima santunan dalam rangkaian peringatan Milad Samudera Pasai ke-800.
“Jumlah tersebut disesuaikan dengan angka peringatan delapan abad Samudera Pasai. Kita menargetkan santunan untuk 800 anak yatim,” ujar Ayah Wa.
Menurutnya, apabila jumlah anak yatim di Aceh Utara tidak mencukupi, santunan akan ditambah dengan anak yatim dari kabupaten tetangga.
Santunan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 yang dipusatkan di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon.
Peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 mengusung tema “Tajaga Adat, Tapeukong Syari’at”. Rangkaian kegiatan tidak hanya diisi agenda keagamaan, tetapi juga pameran, kegiatan sosial, seni, dan budaya.
Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga malam puncak pada Minggu (13/9/2026).












