Netralpos.com. Lhokseumawe – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Lhokseumawe, Minggu (25/10/2026) malam. Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe, bencana tersebut menyebabkan sekitar 30 pohon tumbang, 27 kios di kawasan Waduk Pusong mengalami kerusakan, serta satu rumah di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, turut terdampak.
Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui BPBD bersama sejumlah instansi terkait langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak. Upaya tersebut meliputi pembersihan pohon tumbang, penanganan dampak kerusakan, serta pendataan kondisi di lapangan.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, S.T., M.T., bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, Bukhari, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Lhokseumawe, Musliadi, S.E., yang akrab disapa Bayu, serta Kepala Bagian Umum Setdako Lhokseumawe, Mulkan, S.T., turun langsung memantau dan membantu proses pembersihan pohon tumbang di sekitar Waduk Pusong.
Berdasarkan data sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Lhokseumawe, sebanyak 28 pohon tumbang dilaporkan di kawasan Waduk Pusong. Sementara itu, masing-masing satu pohon tumbang terjadi di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Gampong Keude Aceh dan di depan Pos RAPI Gampong Mon Geudong. Ketiga lokasi tersebut berada di Kecamatan Banda Sakti.
Pohon-pohon yang tumbang dilaporkan menimpa rumah dan kendaraan warga serta mengganggu akses jalan. Selain itu, angin kencang menyebabkan kerusakan pada 27 kios di kawasan Waduk Pusong dan satu rumah warga di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Lhokseumawe menerima informasi kejadian sekitar pukul 20.30 WIB. Petugas kemudian dikerahkan ke lokasi menggunakan satu unit mobil operasional jenis L300 dan satu unit mobil double cabin untuk membantu penanganan dan evakuasi.
Dalam laporan sementara, waktu respons awal petugas tercatat sekitar lima menit setelah informasi diterima. Penanganan di lapangan melibatkan personel TRC BPBD Regu A, B, dan C, bersama unsur TNI, Polri, Redkar, RAPI, ERPA, serta masyarakat.
Hingga laporan sementara diterbitkan pada pukul 23.36 WIB, petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan dan kondisi warga yang terdampak. Informasi mengenai jumlah korban luka, warga yang pingsan, maupun kemungkinan korban lainnya belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.
Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras dan angin kencang. Warga juga diminta berhati-hati saat melintasi kawasan yang masih terdapat pohon tumbang atau sedang dilakukan pembersihan.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan kepada petugas terkait agar dapat ditangani secepatnya.












