NETRALPOS, SEMARANG – Qaisal Ridha, putra Aceh Utara yang mewakili Provinsi Aceh, berhasil melaju ke babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.
Qaisal tampil pada cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an golongan Kaligrafi Digital Putra. Pada babak sebelumnya, ia meraih posisi ketiga dengan nilai 94,25 melalui nomor peserta 534.
Berdasarkan hasil penilaian, posisi pertama ditempati Defri Dwi Saputra dari Kalimantan Timur dengan nilai 95,17, disusul Ari Saputra Ramadhani dari Sumatera Barat dengan nilai 94,58. Qaisal berada di posisi ketiga dalam persaingan ketat tersebut.
Hasil itu mengantarkan Qaisal ke babak final. Ia kini kembali mempersiapkan diri untuk memberikan penampilan terbaik bagi Provinsi Aceh.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa berada di posisi ketiga dan melaju ke babak final. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk tampil lebih baik lagi. Mohon doa dari seluruh masyarakat Aceh agar pada babak final nanti saya bisa memberikan hasil terbaik dan membawa nama Aceh semakin harum di tingkat nasional,” ujar Qaisal.
Selain mempersiapkan diri menghadapi final, Qaisal berharap capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan seni kaligrafi Al-Qur’an di Aceh. Menurutnya, pembinaan perlu mencakup seluruh cabang kaligrafi, mulai dari Naskah, Hiasan Mushaf, Dekorasi, Kontemporer hingga Digital.
“Ke depan saya berharap ada upaya yang lebih serius untuk menghadirkan pelatihan dan pembinaan seluruh cabang kaligrafi di Aceh. Pembinaan ini idealnya tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi, tetapi juga dikembangkan sampai ke setiap kabupaten dan kota,” katanya.
Ia menilai Aceh memiliki potensi besar untuk melahirkan kaligrafer muda berprestasi. Potensi tersebut perlu didukung pembinaan yang terarah, berkelanjutan, serta melibatkan pelatih sesuai bidang masing-masing.
Sementara itu, pelatih Qaisal, Ustaz Zulfikar, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari latihan dan persiapan yang telah dijalani. Namun, ia mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai karena Qaisal masih harus menghadapi babak final.
“Alhamdulillah, hasil sementara ini patut kita syukuri. Qaisal sudah berusaha maksimal dan mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai provinsi. Namun perjuangan belum selesai. Kami akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan babak final sebaik mungkin,” ujar Ustaz Zulfikar.
Menurutnya, konsentrasi, ketenangan, dan kesiapan menjadi hal penting yang perlu dijaga menjelang final.
Keberhasilan Qaisal melaju ke final Kaligrafi Digital Putra menjadi kebanggaan bagi Aceh, khususnya masyarakat Aceh Utara. Dukungan dan doa masyarakat diharapkan menjadi tambahan semangat bagi Qaisal untuk tampil maksimal dan mempersembahkan hasil terbaik bagi Provinsi Aceh.[]












