NETRALPOS, LHOKSEUMAWE – Muhammad Adam, M.Ed, resmi memimpin Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe periode 2026–2030.
Ia dilantik langsung oleh Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Utama Kampus UIN Sultanah Nahrasiyah, Rabu (16/9/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Nomor 50 Tahun 2026 tentang Pengesahan Pengurus IKA UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Periode 2026–2030.
Dalam kepengurusan baru itu, Muhammad Adam didampingi Abdul Majid sebagai Wakil Ketua I dan Ruslan sebagai Wakil Ketua II. Jabatan Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Nazaruddin, dengan Reza Rizky sebagai Wakil Sekretaris Jenderal. Sementara posisi Bendahara diisi Muhammad Farid.
Kepengurusan IKA SUNA periode 2026–2030 turut diperkuat Dewan Penasihat/Dewan Pakar, Dewan Pengarah, Pengurus Harian, 12 bidang strategis, serta koordinator alumni di berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri.
Sejumlah alumni dipercaya mengisi bidang strategis. Rizqi Wahyudi menjabat Ketua Bidang Teknologi Informasi dan Database, Iswan Fauzi memimpin Bidang Organisasi dan Lembaga, Ahmad Liza di Bidang Pengembangan Alumni, Azharul Husna di Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Muhammad Nasrullah di Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan, serta Maimun di Bidang Humas/Media.
Selanjutnya, Zulfahmi dipercaya memimpin Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat, Muhammad Suhery di Bidang Hubungan Kerja Sama, Muhammad Fuadi di Bidang Riset, Kajian dan Inovasi, Nasruddin di Bidang Keagamaan, Taszrizal di Bidang Advokasi dan Hukum, serta Muhammad Daud di Bidang Pengembangan Karier dan Profesional.
IKA UIN Sultanah Nahrasiyah juga memperluas jejaring alumni berdasarkan wilayah, meliputi Aceh, Sumatera Bagian Utara, Jabodetabek–Banten, Jawa Barat, Yogyakarta–Jawa Tengah, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Jaringan alumni tersebut turut mencakup wilayah luar negeri, yakni Britania Raya dan Eropa, Arab Saudi dan Timur Tengah, Palestina dan Negara Teluk, Malaysia, serta Brunei Darussalam.
Untuk wilayah luar negeri, Abdul Gani dipercaya sebagai Koordinator Alumni Britania Raya dan Eropa. Kenny Suwanda dan Faisal Razi dipercaya sebagai Koordinator Alumni Arab Saudi dan Timur Tengah, Riski Suryadi untuk Palestina dan Negara Teluk, Nasruddin untuk Malaysia, serta Yusril sebagai Koordinator Alumni Brunei Darussalam.
Muhammad Adam mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah besar yang harus dijalankan bersama seluruh alumni.
“Dalam menjalankan amanah ini saya tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu, mari kita bersatu dan merangkul sesama untuk kemajuan alumni yang kita banggakan,” ujar Muhammad Adam.
Menurutnya, IKA bukan hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat persaudaraan, jejaring, serta kontribusi alumni terhadap almamater dan masyarakat.
“Adik-adik mahasiswa maupun alumni, baik yang ada di Bumi Pasee, Aceh, nasional bahkan mancanegara, kita satu keluarga, kita satu ayah, dan kita satu kampus,” katanya.
Muhammad Adam juga mengajak alumni yang telah sukses untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater.
“Begitu juga dengan alumni yang telah sukses, ayo sama-sama bahu membahu untuk memajukan kampus atau rumah yang pernah menjadi tempat kita bersama-sama menuntut ilmu,” tutupnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, IKA UIN Sultanah Nahrasiyah diharapkan menjadi wadah konsolidasi alumni sekaligus memperkuat hubungan antara alumni, mahasiswa, almamater, dan masyarakat melalui jejaring yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.[]












