Netralpos, Lhokseumawe – Material proyek pembangunan saluran di Jalan Merdeka Timur, Kota Lhokseumawe, meluber hingga memakan bahu jalan. Debu beterbangan ke mana-mana, sementara palang peringatan disebut tidak terlihat. Kondisi di jalur utama ini memicu kekhawatiran warga terhadap keselamatan pengguna jalan. Jumat 09 Oktober 2026.
Agus (48), warga setempat, menegaskan kondisi tersebut sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi kawasan itu.
“Material sudah makan bahu jalan, debunya ke mana-mana. Tidak ada palang peringatan. Ini jalur utama yang ramai dilalui masyarakat. Sangat membahayakan,” tegas Agus.
Warga pun mempertanyakan pengamanan proyek yang dinilai belum memadai. “Apa harus menunggu ada yang jatuh dan terluka baru rambu-rambu dipasang? Jangan tunggu ada korban baru bertindak. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” keluh warga.
Material yang meluber dapat mempersempit ruang gerak kendaraan, sementara debu berpotensi mengganggu jarak pandang. Ketiadaan rambu peringatan yang memadai juga dapat membuat pengendara terlambat mengantisipasi bahaya.
Kontraktor pelaksana dan instansi terkait didesak segera membenahi kondisi tersebut, menata material, mengendalikan debu, serta memasang rambu dan pembatas keselamatan.












